Begini Cara Perawatan Luka Pasca Operasi di Rumah Agar Luka Jahitan Tetap Aman!

perawatan luka pasca operasi

Kuraya Mikara – Pada luka yang terbuka lebar, seperti karena mengalami kecelakaan, tindakan operasi, dll biasanya prosedur menjahit luka menjadi cara yang paling umum dilakukan oleh dokter atau petugas medis. Setelah luka dijahit, perlu waktu yang tidak sebentar agar luka bisa menutup dengan sempurna. Bisa dalam hitungan beberapa hari atau bahkan beberapa minggu. Untuk perawatan luka pasca operasi di rumah setelah dijahit ini tentunya tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Terlebih juga setelah tidak ada pengawasan dari dokter atau perawatan. Agar cepat sembuh, Anda harus bisa memperhatikan kondisi luka jahitan dengan sungguh-sungguh.

Luka jahitan operasi tidak bisa dianggap remeh dan perlu mendapatkan perawatan khusus agar bisa segera pulih. Jika tidak dirawat dengan baik dan benar, luka ini nantinya bisa beresiko mengalami infeksi dan juga tidak bisa menutup seperti yang seharusnya. Bahkan jika infeksi yang dialami cukup serius juga akan menyebabkan komplikasi. Agar luka semakin membaik, maka saat melakukan perawatan luka pasca operasi di rumah ketahui cara-caranya berikut ini, yaitu:

perawatan luka pasca operasi

1. Cuci tangan.

Saat akan merawat luka jahitan, sebaiknya pastikan untuk mencuci tangan terlebih dahulu. Sehingga Anda bisa mencegah dari terjadinya perpindahan bakteri dari tangan yang kotor ke luka jahitan. Karena jika hal tersebut terjadi akan sangat rentan menyebabkan infeksi pada luka. Saat mencuci tangan, gunakan sabun dan basuh di bawah air mengalir selama beberapa menit, baru kemudian keringkan dengan menggunakan handuk bersih.

2. Lepaskan perban.

Saat melepaskan perban yang membalut luka jahitan, pastikan untuk melakukannya dengan perlahan dan hati-hati. Jangan menarik perban secara langsung agar tidak menimbulkan rasa sakit, atau bahkan menyebabkan luka jahitan terkoyak.

3. Bersihkan luka jahitan.

Untuk membersihkan luka jahitan, Anda tidak perlu harus menggunakan sabun antibakteri. Namun cukup dengan menggunakan sabun biasa dan air mengalir juga sudah cukup. Saat membersihkan, tidak perlu menggosoknya terlalu keras. Lakukan dengan perlahan dan lembut saja hingga bersih. Jika sudah, tepuk-tepuk bagian yang sudah dicuci menggunakan handuk bersih hingga tidak air yang menetes. Biarkan luka kering dengan sendirinya. Pastikan luka dalam keadaan benar-benar kering sebelum melakukan perawatan selanjutnya.

4. Oleskan salep antibiotik.

Selesai dibersihkan, Anda bisa mengoleskan salep antibiotic secara tipis-tipis pada bagian luka. Pemberian salep ini bertujuan untuk mencegah luka dari infeksi. Pastikan Anda menggunakan salep ini sesuai dengan anjuran dari dokter.

5. Tutupi dengan perban.

Untuk mencegah luka jahitan terkena bakteri atau kuman yang menempel, maka setelah selesai mengoleskan salep bisa ditutup dengan perban. Saat membalut luka dengan perban, pastikan semua area luka jahitan bisa tertutup dengan sempurna hingga kurang lebih 1,5 cm di area luar luka. Sehingga tidak ada celah untuk kotoran, kuman, ataupun bakteri masuk. Jika pada bagian luka mengeluarkan cairan, seperti nanah, darah, dll, maka Anda perlu menggunakan perban hingga beberapa lapis agar cairan tidak merembes keluar.

Itu tadi beberapa cara perawatan luka pasca operasi di rumah yang bisa dilakukan. Jika setelah melakukan perawatan, luka menjadi membaik dan sudah kering maka bisa melakukan prosedur pelepasan jahitan. Untuk langkah ini sebaiknya kunjungi dokter untuk membantu melepasnya. Meskipun untuk beberapa kasus melepas jahitan tidaklah terasa sakit, namun ada baiknya jangan coba-coba untuk melakukannya sendiri. Terutama jika Anda memang tidak memiliki pengetahuan yang benar sama sekali. Setelah jahitan sudah terlepas, biasanya akan merasakan gatal dan kemerahan pada luka bekas jahitan tersebut. Hal ini wajar, karena merupakan bagian dari proses penyembuhan. Hindari untuk menggaruknya karena bisa menyebabkan infeksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *